PURBALINGGA, DIGINDO.NET – Kabar gembira bagi masyarakat yang lahir pada bulan Juni. Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-25, Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas menghadirkan program spesial berupa tiket masuk gratis bagi pengunjung yang memiliki tanggal lahir di bulan Juni.
Program tersebut mulai diberlakukan sebagai bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun Purbasari Pancuran Mas yang jatuh pada 4 Juni 2026. Pengunjung cukup menunjukkan kartu identitas resmi seperti KTP, SIM, atau kartu pelajar yang mencantumkan tanggal lahir untuk mendapatkan fasilitas masuk tanpa biaya.
Berlokasi di Desa Purbayasa, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Purbasari Pancuran Mas selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata edukasi favorit bagi keluarga dan pelajar. Berbagai fasilitas pembelajaran, koleksi satwa, akuarium air tawar, hingga wahana rekreasi menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang datang dari berbagai daerah.Humas Purbasari Pancuran Mas, Putri, mengatakan bahwa usia ke-25 tahun merupakan momentum penting bagi pengelola untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan kepada para pengunjung.
Menurutnya, perjalanan selama seperempat abad tidak lepas dari dukungan masyarakat yang telah menjadikan Purbasari Pancuran Mas sebagai salah satu ikon wisata edukasi di Kabupaten Purbalingga.
“Kami berharap Purbasari Pancuran Mas terus berkembang dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar, baik di bidang pendidikan, rekreasi maupun pengembangan sektor pariwisata daerah,” ujarnya.Perayaan ulang tahun tersebut juga mendapat sambutan positif dari para wisatawan. Mereka menilai berbagai pembaruan fasilitas dan penambahan wahana yang dilakukan selama ini membuat Purbasari Pancuran Mas tetap menarik untuk dikunjungi.
Selain sebagai tempat rekreasi keluarga, keberadaan objek wisata ini dinilai turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan aktivitas usaha dan terbukanya lapangan pekerjaan.Memasuki usia ke-25 tahun, Purbasari Pancuran Mas diharapkan mampu mempertahankan eksistensinya sebagai destinasi wisata edukatif unggulan di Jawa Tengah sekaligus menjadi salah satu penggerak sektor pariwisata Kabupaten Purbalingga.










